Terinspirasi Musim 1996-1997, Persebaya Rilis Jersey Pramusim

posted in: News & Promo | 0

setiljersey.com — Persebaya merilis jersey anyar buat menempuh pramusim 2019. Melalui suatu video unggahan di account Instagram, klub berjulukan Bajul Ijo itu menghadirkan jersey tersebut, Minggu( 27/ 1/ 2019).

Buat kali ini, timbul kesan simpel. Tidak terdapat sama sekali logo sponsor yang terpasang, semacam jersey pramusim kemudian. Jersey ini pula tidak disokong apparel tertentu sebab dibikin oleh Persebaya sendiri.

Warna hijau yang telah identik bagaikan warna kebesaran Persebaya dipakai bagaikan dasar. Sebaliknya bagian lengan dibalut corak putih, menegaskan Bonek pada jersey masa 1996- 1997.

Jersey edisi ini memanglah termotivasi pada jersey masa itu.” Desain jersey pramusim Persebaya ini kami buat sederhana, termotivasi jersey juara pada 1997,” kata Arif Rahman Hakim, Sales Manager Persebaya Store.

Semacam dikenal, masa 1996- 1997 jadi kenangan untuk Bonek sebab regu kebanggaan mereka mencapai gelar juara Liga Indonesia di dasar arahan Rusdy Bahalwan. Itu ialah trofi liga awal yang didapat Persebaya semenjak Perserikatan dilebur dengan Galatama jadi Liga Indonesia pada 1994- 1995.

Walaupun tanpa logo sponsor, jersey ini bukannya polos tidak mempunyai warna ataupun tulisan. Senantiasa terdapat logo Persebaya yang disematkan pada bagian dada tengah. Di dasar logo, terdapar tulisan” City of Heroes” yang ialah terjemahan bahasa Inggris dari Kota Pahlawan.

Semacam dikenal, itu ialah julukan yang dipunyai oleh Surabaya buat mengenang perjuangan Arek Suroboyo pada 10 November 1945.

Hakim menambahkan, slogan City of Heroes diseleksi sebab Persebaya mau menekankan regu ini merupakan kebanggaan Surabaya. Seluruh elemen di regu mulai pemain, pelatih, manajemen, sampai suporter, memiliki tanggung jawab besar buat melindungi kebanggaan tersebut.

” Elemen- elemen itu, mulai pemain, pelatih, manajemen, sampai suporter, dalam perspektif kami pula jadi pahlawan. Seperti itu yang mau kami tonjolkan dalam pemilihan slogan ini,” tutur Hakim.

Kemiripan

Skuat Persebaya pada 1996- 1997 serta 2019 mempunyai sebagian kemiripan. Di antara lain merupakan keberadaan bek muda berlabel Timnas Indonesia serta wujud kapten baru yang terpilih.

Pada masa 1996- 1997, Bejo( dikala itu 20 tahun) ialah pemain balik muda yang sanggup menembus Timnas Primavera. Sedangkan dikala ini, Bajul Ijo mempunyai Hansamu Yama( 23 tahun) Pranata yang apalagi berprofesi kapten Timnas Indonesia.

Kapten Persebaya dikala itu merupakan bek kiri Aji Santoso yang bukan ialah pemain asli Surabaya. Laki- laki asli Malang itu pula bukan pemain didikan klub internal Persebaya, melainkan Persema Malang.

Kapten Persebaya dikala ini pula dijabat bek kiri bukan asli Surabaya, ialah Ruben Sanadi. Ruben ialah pemain asal Papua yang berpengalaman bersama Persipura Jayapura.

Dengan semangat nostalgia, jersey sarat arti ini semestinya dapat memupuk semangat pemain. Jersey ini rencananya hendak mulai dipakai regu Persebaya pada Piala Indonesia sampai menjelang Liga 1 bergulir pada Mei nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *