Minarti Timur sumbangkan Jersey Jaket Olimpiade untuk Museum Olahraga Surabaya

posted in: News & Promo | 0

setiljersey. com– Mantan atlet bulutangkis asal Surabaya. Minarti Timur. mengatakan kalau jersey serta raket yang disumbangkan untuk museum olahraga yang dikelola Pemkot Surabaya, sangat memiliki untuk perjalanan karirnya.

Legenda bulutangkis itu mengatakan. Raket serta jersey tersebut sempat dipakai dikala dirinya mencapai medali perak dalam Olimpiade 2000 di Sydney, Australia. Di no ganda kombinasi bersama Tri Kusharyanto.

“Kebetulan raket yang aku gunakan di Olimpiade( 2000 Sydney, Australia) masih terdapat, kaosnya (jersey) yang diserahkan pula yang aku gunakan waktu di Olimpiade.” kata Minarti di rumah dinas wali kota, Surabaya, Senin( 7/ 10/ 2019).

Raket serta jerseynya itu, bagi Minarti, ialah benda berharga sekalian memiliki untuk dirinya sepanjang jadi atlet bulutangkis. Dengan sumbangan raket serta jersey yang hendak dipajang di museum olahraga, Gelora Pancasila, Jalur Indragiri, Surabaya, Jawa Timur, Minarti berharap atlet- atlet muda di Surabaya bisa termotivasi buat berbuat lebih.

Dia pula berharap. Ke depan atlet – atlet muda di Surabaya terus bermunculan serta sanggup berikan sumbangsih buat Indonesia di ajang internasional. ” Kami mau membagikan motivasi kepada yang muda serta mereka hendak memandang senior- seniornya dapat juara. Masuk olimpiade,” ucap Minarti. Dalam peluang itu, Minarti pula bawa serta menyerahkan jersey serta raket dari legenda bulutangkis yang lain, ialah Alan Budikusuma.

Jersey serta raket Alan sempat dipakai dikala menyabet medali emas tunggal putra.”( Jersey serta raket) Alan( sempat dipakai) dikala mencapai medali emas tahun 1992, tunggal putra,” ucap ia. Terpaut rencana membangun museum olahraga itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku tadinya memanglah sudah menghubungi sebagian legenda atlet dunia asal Surabaya, semacam Alan Budi Kusuma, Minarti Timur, Lilis Handayani, serta Rudi Hartono.

Bermacam penghargaan yang sukses mereka raih, kata Risma, bakal diduplikasi buat ditampilkan di museum olahraga tersebut.” Itu nanti saya hendak memohon, taruhlah ndak yang piala asli. Tetapi saya dapat membuat duplikasinya,” ucapnya.

Tidak hanya itu. Risma pula bakal melaksanakan pertemuan dengan sebagian atlet legenda buat memohon anjuran, siapa saja yang bakal mengisi museum olahraga tersebut.” Bisa jadi terdapat raketnya. Foto- fotonya ia, nanti kami amati yang dapat kami masukkan.

Tetapi yang juara dunia tentu hendak masuk di sana,” kata Risma. Dikala ini, Gelora Pancasila lagi dalam sesi renovasi. Risma menargetkan pemugaran museum olahraga itu bakal rampung bulan November 2019.” Insya Allah tahun ini( pembangunan), saya berharap November( 2019) dapat tidak resmikan,” kata Risma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *